SOA dan Web Service
SOA dan Web Service
SOA (Service Oriented
Architecture) dan Web Service
Apa itu Web Service?
Web service merupakan suatu
komponen software yang merupakan selfcontaining, aplikasi modular
self-describing yang dapat dipublikasikan, dialokasikan, dan dilaksanakan pada
web .
Web service adalah teknologi yang
mengubah kemampuan internet dengan menambahkan kemampuan transactional web,
yaitu kemampuan web untuk saling berkomunikasi dengan pola program-to-program
(P2P). Fokus web selama ini didominasi oleh komunikasi program-to-user dengan
interaksi business-toconsumer (B2C), sedangkan transactional web akan
didominasi oleh program-toprogram dengan interaksi business-to-business .
SOA (Service Oriented
Architecture)
SOA adalah suatu aplikasi dibangun secara modular.
Sebenarnya pendekatan modular ini bukanlah sesuatu yang baru. Teknik - teknik
pemrograman masa kini seperti object oriented programming, telah mengedepankan
pendekatan modular dalam pembangunan aplikasi. Namun yang membuat SOA berbeda
adalah komponen atau service tersebut dibangun dan berinteraksi satu sama lain
secara bebas dan lepas (loose coupled). Dengan bersifat loose coupled, sebuah
service dapat di-panggil oleh program/service lainnya tanpa program pemanggil
tersebut perlu memperhatikan di mana lokasi service yang dipanggil berada dan
platform/teknologi apa yang digunakan oleh service tersebut. Loose coupling
sangat penting bagi SOA karena dengan demikian pemanggilan sebuah service oleh
service lainnya dapat dilakukan pada saat run-time.
Definisi SOA (Service Oriented
Architecture)
SOA adalah sebuah pendekatan
dalam merancang (arsitek) suatu aplikasi dengan menggunakan kembali (reuse)
komponen-komponen yang sudah ada sebelumnya. Sistem ini tidak hanya dapat di
gunakan oleh sistem yang menaunginya, akan tetapi dapat juga di gunakan oleh
sistem lain yang berbeda, sehingga integrasi antar sistem dapat tercapai.
Dalam hal ini, komponen-komponen
tersebut memberikan suatu jenis layanan bisnis (service) tertentu seperti
antara lain: mengecek credit rating, mencari data customer, mengecek status
inventori, melakukan transfer dana, dan lain sebagainya. SOA lebih sesuai untuk
mengintegrasikan sistem yang bersifat heterogen dan dapat dengan mudah di di
sesuaikan dengan perubahan lingkungan dan kebutuhan.
SOA terdiri atas 4 komponen, yaitu:
- Message, data yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebagian atau sebuah unit kerja, yang dipertukarkan antara satu service dengan yang lainnya.
- Operation, fungsi yang dimiliki oleh sebuah service, untuk memproses message hingga menghasilkan sesuatu. Fungsi tersebut akan saling berinteraksi untuk menyelesaikan sebuah unit kerja
- Service, merepresentasikan sekumpulan operation yang berhubungan untuk menyelesaikan sekumpulan unit kerja yang saling berhubungan
- Process, merupakan business rule yang menentukan operasi mana yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu.
SOA dan Web Services
Web Services adalah sebuah teknik
pemrograman di mana sebuah service menggunakan standar-standar berbasis XML
dalam menjelaskan interface dan protocol yang harus digunakan untuk memanggil
service tersebut. Standar-standar tersebut adalah:
• SOAP (Simple Object Access
Protocol): Menjelaskan protokol tentang bagaimana sebuah web service dapat
dipanggil.
• WSDL (Web Services Deinition
Language): Sebuah format XML yang menjelaskan interface dari sebuah web service
(parameter input dan output).
• UDDI (Universal Description,
Discovery and Integration): Sebuah direktori yang berisi daftar web service
yang dapat ditemukan dan dipanggil oleh aplikasi lainnya.Dengan standar di
atas, web services sangat mendukung implementasi SOA dimana karakteristik SOA
seperti loose coupling dan service interface disediakan oleh teknologi web
services.
Source :
Tidwell, D., 2001, Web Services:
The Web’s next Revolution,
http://www6.software.ibm.com/developerworks/education/wsbasics/wsbasicsa4. Pdf

0 comments :